Jumat, 13 April 2012

Manusia dengan Penderitaannya dan Harapannya


Penderitaan berasal dari kata deritaI. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra yang artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan atau bisa berbentuk penderitaan lahir dan batin. Yang termasuk penderitaan ialah keluh kesah, kesengsaraan, kelaparan, kekenyangan, kepanasan, dan lain-lain. Penderitan termasuk realiitas dunia dan manusia. Penderitaan akan dialami oleh semua orang, hal itu sudah merupakan "resiko" hidup. Baik dalam Al Quran maupun kitab suci agama lain banyak surat dan ayat yang menguraikan tentang penderitaan yang dialami ileh manusia atau berisi peringatan bagi manusia akan adanya penderitaan. Hal itu misalnya dalam surat AlQur'an Al Insyiqoq:6 dinyatakan "manusia ialah mahluk yang hidupnya penuh perjuangan". Berbagai kasus penderitaan terdapat dalam kehidupan.
Karya shakesspeare pun banyak mengungkapkan penderitaan batin yang di alami para pelakunya. Dalam drama Romeo and Juliet, shakespeare ingin mengomunikasikan penderitaan batin dua remaja yang sedang dilanda cinta. Kedua orang tuanya saling bermusuhan, sehingga tak mungkin bagi mereka untuk melangsungkan cintanya sampai jenjang perkawinan. Betapa terharu dan pilu hati pembaca atau penonton film menyaksikan ketragisan kedua remaja itu yang berakhir dengan kematian. Disini kita dihadapkan pada pihak-pihak yang dicekam oleh harga diri yang palsu atau lebih tepat kesombongan orang tua.
Dalam riwayat Nabi Muhammad SAW, di ceritakan bahwa beliau dilahirkan sebagai anak yatim dan kemudian yatim piatu, yang dibesarkan kakeknya kemudian pamannya. Beliau mengembala kambing, bekerja pada orang dan sebagainya. Bahkan sebagian hidupnya mengalami penderitaan yang luar biasa.

Penderitaan dan sebab-sebabnya
Apabila kita kelompokkan secara sederhana berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan manusia dapat diperincikan sebagai berikut, a) Penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan hubungan sesama manusia dan hubungan manusia dengan sekitarnya. Perbuatan buruk manusia terhadap lingkungannya juga menyebabkan penderitaan manusia. b) Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab Tuhan.

Siksaan
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasman, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rokhani. Akiabt siksaan yang dialami seseorang, timbullah penderitaan. Siksaan yagn sifatnya psikis bisa berupa : kebimbangan, kesepian, ketakutan. Ketakutan yang berlebih-lebihan yang tidak pada tempatnya disebut phobia.banyak sebab yang menjadikan seseorang merasa ketakutan antara lain : claustrophobia dan agoraphobia, gamang, ketakutan, keakitan, kegagalan. Para ahli ilmu jiwa cenderung berpendapat bahwa phobia adalah suatu gejala dari suatu problema psikologis yang dalam, yang harus ditemukan, dihadapi, dan ditaklukan sebelum phobianya akan hilang. Sebaliknya ahli-ahli yang merawat tingkah laku percaya bahwa suatu phobia adalah problemnya dan tidak perlu menemukan sebab-sebabnya supaya mendapatkan perawatan dan pengobatan. Kebanyakan ahli setuju bahwa tekanan dan ketegangan disebabkan oleh karena si penderita hidup dalam keadaan ketakutan terus menerus, membuat keadaan si penderita sepuluh kali lebih parah.

Kekalutan mental
Penderitaan batin dalam istilah psikologi di kenal dalam istilah kekalutan mental. Lebih sederhana lagi kekalutan mental dapat dikatakan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang dalam menghadapi persoalan yang harus di atasi sehingga yang bersangkutan bertingkah secara tidak wajar. Penderitaan maupun siksaan yang di alami seseorang memang merupakan beban berat, sehingga dunia ini benar-benar neraka dalam hidupnya.
Berikut adalah sebab-sebab kekalutan mental yang di alami seseorang:
Bentuk gangguan dan kekacauan fungsi mental, atau kesahatan mental yang disebabkan oleh kegagalan bereaksinya mekanisme adaptasi dari fungsi-fungsi kejiwaan terhadap stimuli ekstern dan ketegangan-ketegangan, sehingga muncul gangguan fumgsi atau gangguan struktur dari satu bagian, satu organ, atau sistem kejiwaan/mental. Merupakan totalitas kesatuan ekspresi proses kejiwaan/mental yang patologis terhadap stimuli sosial, dikombinasikan dengan faktor-faktor kausatif sekunder lainnya (patalogi = ilmu penyakit).
Secara saderhana, kekalutan mental dapat dirumuskan sebagai gangguan kejiwaan akibat persoalan hidup yang harus dijalaninya, sehingga yang bersangkutan bertingkah secara kurang wajar.

Sabtu, 07 April 2012

Perjalanan Panjang, 04 Aprilku..........!!!

tanggal 04 april 1993 silam, tepatnya 19 tahun silam...
aku dan ibuku harus berjuang.......
ibuku menjerit dan semakin menjerit..
dan aku mendesak untuk berlari 
dari tempat hangat dalam pelukan ibuku...
aku ingin segera melihat duniamu ibu..
aku ingin melihat ayah dan ibu tersenyum melihat hadirku.....
dan akhirnya tangisan itu memecahkan keheningan malam itu..
saat adzan isya' mulai berkumandang
ikut menyambut kehadiranku...
kala itu ibu dan ayah tersenyum...
melihat bayi mungil nan lucu
telah terlepas dari dekapan sang bunda
meninggalkan lam barzah...
dan kembali ke fitrah manusia 
didalam dunia yang elok dipandang
Subhanallah........

Jumat, 06 April 2012

Aku dan Dirimu

     Aku tetap tertunduk dalam tangisan itu, namun aku sama sekali tak sanggup mengatakan itu semua kepadanya, kalau aku benar-benar menyayanginya. Di musholah itu, terakhir kali aku menatap wajahnya. Aku masih saja menangis,karena tak kuasa aku berpisah dengannya.
      jujur sejujur jujurnya aku ingin sekali mengatakan "aku menyayangimu" namun tak tahu kenapa rasanya lidah ini pilu, dan tak kuasa aku memandang wajah orang yang aku sayangi. aku menyayangimu... sungguh aku menyayangimu. Dan biarkan aku hidup dalam hatimu selamanya dan menemanimu dalam suka maupun dukamu sayang. Namun keesoka harinya kau akan pergi meninggalkan aku, tapi aku janij, aku akan selalu menunggu dan menantimu disini, sampai kepulanganmu itu tiba.

Kamis, 19 Januari 2012

buat orang-orangyang aku sayang

terkadang aku tak tahu apa yang sudah aku lakukan, aku tak pernah menyadari apa yang sudah terjadi pada diri ini. Semakin au ingat, itu semakin sakit. Sakitdi kepala yang tak bisa di tahan.
oh tuhan... pa yang sudah terjadi pada diri ini?
namun aku akan tetap tersenyum, walaupun dalam hati masih terasa pedih, itu semua aku lakukan demi keluargaku. Kakakku "sony", dan orang yang aku sayang sekaligus kekasihku "arfa" serta sahabat-sahabatlu yang selama ini mengetahui itu semua "zulfa syarifah Aliya dan Warda Ayuni.
aku sangat menyayagi mereka, aku tak ingin membuat mereka bersedih, aku ingin mereka hidup dengan bahagia meski aku tak berada disisi mereka. aku menyayangi mereka lebih dari nyawaku sendiri.
karena tanpa mereka, aku tak akan sanggup untuk berdiri kembali. tanpa mereka aku tak sanggup menjalani hari-hariku, tanpa mereka aku hanya akan kesepian.
aku sayang sama kalian semua......


Jumat, 11 November 2011

aku dan hatiku

aku tetaplah aku
yang tak mungkin jadi orang lain dihadapanmu...
aku tetaplah aku..
yang akan slalu singgah di istana hatimu
aku tetaplah aku
yang akan sllu menyayangimu
dengan sepenu hatiku...
hatiku adalah hatimu
yang sepenuhnya milikmu
dan kan ku jaga selamanya...karena aku
hanya akan mencintai dan menyayangimu
tetaplah dihatiku
dan tetaplah jadi yang seperti dulu
karena aku disini menunggumu
tetaplah jadi yang terbaik buat aku
dan akupun akan jadi yang terbaik buat kamu


Kamis, 11 Agustus 2011

dia

Dia telah ada di depan mata
dan namanya telah terukir dengan indah
di hatiku........
tak kan kulepas karena semuanya
begitu indah..


janji yang ku ucap tak mungkin 
terpungkiri oleh diriku sendiri..
tak kan tergantikan oleh siapapun
meski jauhnya jarak yang memisah....


dia...
dan dia...yang kan ada di hatiku..
tiada siapa lagi..
hanya dia...

Kamis, 30 Juni 2011

ganas 58

GANAS 58(GENERASI ANAK SUKSES 58)
disanalah kami berjuang
disana pula kami mendapatkan
kasih sayang yang tulus
meskipun
kami slalu membuat kesalahan
yang menyakitkan
bagi orang yang telah berjasa buat kami
kami sayang pondok kami
pondok pesantren fathul hidayah
aba...ibu....
kami sayang kalian